PENGOBATAN TRADISIONAL DI KALANGAN ANAK-ANAK (STUDI KASUS DI KECAMATAN SOREANG)

Ria Intani T.

Abstract


Abstrak

Pengobatan tradisional merupakan satu sistem pengobatan yang tata caranya berdasarkan pengetahuan yang didapat secara turun temurun. Pengobatan tradisional tidak saja diperuntukkan guna pengobatan suatu penyakit, melainkan pula mengobati kebiasaan buruk pada anak-anak yang di antaranya adalah menghisap jari dan ketergantungan pada dot, Asi, dan ibunya. Sebagian orang mendapatkan solusinya melalui seorang pengobat tradisional. Pertanyaannya adalah bagaimanakah profil  pengobat yang bersangkutan, bagaimana pengetahuan pengobatan tersebut didapat, bagaimana tata cara pengobatannya, dan mengapa orang memercayai pengobatan tersebut. Pengobatan tradisional, dengan kondisinya yang masih terus “hidup”, tak dapat dinafikan merupakan kekayaan budaya yang memberi kontribusi di bidang kesehatan.  Oleh karena itu bidang pengobatan tradisional perlu mendapatkan perhatian, salah satunya dengan mengkajinya melalui kegiatan penelitian. Tipe penelitian yang digunakan  adalah deskriptif kualitatif. Dengan demikian, dalam pengambilan datanya menggunakan teknik wawancara  dan observasi. Adapun teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kualitatif yang bersifat deskriptif interpretatif. Sampai saat ini pengobatan ini masih berlangsung dengan jumlah konsumen yang fluktuatif dan dari kalangan yang beragam.

 

Abstract

Traditional medicine is a knowledge-based operation system of medicine which is gained from generation to generation. Traditional medicine is not only intended to the treatment of a disease, but also to cure the children bad habits, such as licking their fingers and the addiction ofmilk bottle, breast milk, and her mother. Some people get this solution through a traditional healer.The question is how the healers profile is concerned, how medical knowledge is obtained, how the procedures of treatment are, and why people believe in such treatment. Traditional medicine, remains in "alive"condition, cannot be denied asa cultural wealth that contributes in the health field.  Hence the field of traditional medicine needs to be concerned, such as by studying through research activities. This type of research is descriptive qualitative. Thus, in collecting the data, interview and observation techniques are employed. The data analysis technique is interpretative descriptive of qualitative analysis. Until now, this treatment is still in progress with a number ofvolatile and different consumers.


Keywords


pengobatan tradisional, kebiasaan buruk, anak-anak, Traditional medicine, Bad Habits, children.

Full Text:

PDF

References


Buku

Anonim. 1991. Pengobatan Tradisional pada Masyarakat Betawi di Kelurahan Ciganjur. Depdikbud: Dirjen Kebudayaan, Direktorat Jarahnitra, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya.

Bungin, H. M. Burhan. 2009. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Mustapa, A., Abdurrachman, Ace Hasan Sueb, Ajip Rosidi, S. M. Ardan. 2000. Ensiklopedi Sunda: Alam, Manusia, dan Budaya. Bandung: Pustaka Jaya.

Saebani, Beni Ahmad. 2012. PengantarAntropologi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Surayin & E. Kosasih. 2006. Kamus Basa Sunda. Bandung: Yrama Widya.

Tim Redaksi KBBI. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Depdiknas Edisi Keempat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Jurnal/ Skripsi

Dermawan, Rahmat. “Peran Battra dalam Pengobatan Tradisional pada Komunitas Dayak Agabag di Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan” dalam eJournal Sosiologi Konsentrasi, Volume 1, Nomor 4, 2013: 50-61.

Wirata, I Wayan. “Hegemoni Pemerintah dan Resistensi Wetu Telu Suku Sasak di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara” dalam Jurnal Penelitian Sejarah dan Nilai Tradisional, Volume 20, Nomor 1, 2012: 75-83.

Yasin, Irwandhy Kusuma. 2013. Perlindungan Konsumen terhadap Testimoni Iklan Pengobatan Tradisional Herbal dan Akupuntur. Skripsi. Makassar: Bagian Hukum Keperdataan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Internet

https://id.wikipedia.org/wiki/Soreang,_Bandung, Soreang, Bandung. Diakses 19 Agustus 2015, pukul 14.26 WIB.

http:/www.wishingbaby.com/manfaat-asi-eksklusif/. Manfaat Asi Eksklusif oleh Wishingbaby. Diakses 22 Agustus 2015, pukul 19.33 WIB.

http://www.dw.com/id/10-fakta-ajaib-air-susu-ibu/a-17830417. 10 Fakta Ajaib Air Susu Ibu. Diakses 22 Agustus 2015, pukul 19.40 WIB.

http://www.tanyadok.com/anak/dot-atau-empeng-bergunakah-untuk-bayi. Dot atau Empeng, Bergunakah untuk Bayi? Diakses 22 Agustus 2015, pukul 20.10.

http://nutrisianaksehat.blogspot.com/2015/05/cara-agar-anak-berhenti-ngempeng-ngedot.html. Cara Anak Agar Berhenti Ngempeng-Ngedot. Diakses 22 Agustus 2015, pukul 20.45.

http://www.tanyadok.com/anak/dot-atau-empeng-bergunakah-untuk-bayi. Diakses 22 Agustus 2015 pukul 20.10 WIB.

https://ireinenorma.wordpress.com/about/. Kebiasaan Buruk pada Anak. Diakses 22 Agustus 2015 pukul 20.30 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v7i3.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Patanjala Indexed by :

patanjala google schoolar 

ISSN: 2085-9937 (print)
ISSN: 2598-1242 (online)

@2017

Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License