SEJARAH KERAJAAN SUMEDANG LARANG

Euis Thresnawaty S.

Abstract


Abstrak

Menelusuri sejarah keberadaan sebuah kerajaan merupakan salah satu upaya melakukan revitalisasi dengan semangat reformasi dengan mengambil hal-hal yang baik dan membuang yang buruk. Kerajaan dalam sejarah bangsa Indonesia menyimpan cerita kejayaan dengan berbagai pencapaian keunggulan budaya. Hal ini dapat menjadi pelajaran dan sumber kearifan di dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Atas dasar itu maka dilakukan penelitian  mengenai sejarah Kerajaan Sumedang Larang dengan tujuan untuk mengungkap proses berdiri dan berkembangnya. Adapun metode yang digunakan adalah metode sejarah. Ternyata Kerajaan Sumedang Larang memiliki catatan sejarah yang cukup panjang, karena mengalami tiga masa dalam catatan sejarahnya, yaitu saat didirikan masa klasik menjadi kerajaan bawahan Kerajaan Sunda Pajajaran, menjadi kerajaan Islami dan merdeka, serta menjadi kabupaten di bawah Kerajaan Islam Mataram.  

 

Abstract

Tracing the history of a kingdom is one of the efforts  to revitalize the spirit of good old things and abandoning bad ones. In the history of Indonesian people kingdoms have contributed to the glorious story of the people’s cultural achievements. We can learn our lessons from the old wisdoms for the benefit of our lives today. Based on this point of view, the author has conducted a research on the Kingdom of Sumedang Larang in order to know its process of esblishment and development. History method is used in this research. Actually, Sumedang Larang had a quite long records of history because it had witnessed three periods of time: a) as a vassal of the Sunda Kingdom of Pajajaran in its classical period; b) as an independent Islamic kingdom, and c) as a kabupaten (regency) under the Islamic Kingdom of Mataram.

 


Keywords


sejarah kerajaan, Jawa Barat.

Full Text:

PDF

References


Adeng. 1999. “Pangeran Geusan Ulun Pendiri Kerajaan Sumedang Larang (1580-1608)”, dalam Budhiracana Vol: 8. Bandung: BPSNT.

Adiwilaga, Anwas. 1975. Beberapa Catatan tentang Penulisan Sejarah Jawa Barat Sekitar Permasalahannya. Bandung: Proyek Penunjang Peningkatan Kebudayaan Nasional Propinsi Jawa Barat.

Ayatrohaedi. 1998. Nganjang ka Sumedang Larang, Makalah. Bandung: BKSNT Bandung.

Atmamihardja, R. Ma´mun, 1950. Sadjarah Sunda I. Bandung: Ganaco.

Atja. 1968. Tjarita Parahijangan. Bandung: Yayasan Kebudayaan Nusalarang.

________. 1970. Tjarita Ratu Pakuan. Bandung: Lembaga Bahasa.

________. 1986. Negarakertabhumi 1-5. Karya kelompok kerja di bawah tanggung jawab Pangeran Wangsakerta Panembahan Cirebon, Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan (Sundanologi) Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang, 2009. Sumedang dalam Angka, 2008. Sumedang.

Boedi, Oerip Bramantyo, 2006. “Tiga Komplek Makam Raja Sumedang Larang”, dalam Agus Arismunandar (ed), Widyasancaya. Bandung: IAAI, hlm 82-90.

_________. 2006. “Perkotaan di Desa Dayeuh Luhur Sumedang”, dalam Edi Sedyawati (ed) Arkeologi dari lapangan ke permasalahan. Bandung: IAAI, hlm 103-110.

_________. 2007. Kutamaya: Peran Pada Masa Kerajaan Sumedang Larang dan sebagai situs Arkeologi

Danasasmita, Saleh et al, 1983/1984. Rintisan Penelusuran Masa Silam, Sejarah Jawa Barat, Jilid IV. Bandung: Proyek Penerbitan Sejarah Jawa Barat Pemda Jabar.

de Graaf, H.J. 1985. Awal Kebangkitan Mataram Masa Pemerintahan Senapat., Jakarta: Grafiti Pers.

_________. 1986. Puncak Kekuasaan Mataram Politik Ekspansi Sultan Agung. Jakarta: PT. Grafiti Pers.

Hardjasaputra, Sobana. 2005. Sejarah Sumedang. Sumedang: Dinas Budpar dan YPSS.

Lubis, Nina, et al. 2000. Sejarah Kota-kota Lama di Jawa Barat. Bandung: Alqa Print

_________. 2003. Sejarah Tatar Sunda, Jilid I, Bandung: Lembaga Penelitian UNPAD.

_________. 2008. Sejarah Sumedang dari Masa ke Masa. Sumedang: Disparbud Sumedang.

Raksa Kusumah, Haji Said. 1978. Babad Sumedang karya Martanegara. Bandung: Dok. Lembaga Kebudayaan UNPAD.

Rosmana, Tjetjep et al. 2009. Peta Budaya Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Bandung: BPSNT Bandung.

Soemadilaga, H. Djamhir. 1996. Mengenal Museum Prabu Geusan Ulun serta Riwayat Leluhur Sumedang, Sumedang: Museum Geusan Ulun.

Soeria Danoeningrat, R.A.A. 1975. Buku Sejarah Leluhur Sumedang. Sumedang: Museum Prabu Geusan Ulun.

Surianingrat, Bayu. 1983. Sejarah Kabupatian I Bhumi Sumedang 1550-1950. Tt,tp.




DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v3i1.276

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Patanjala Indexed by :

patanjala google schoolar 

ISSN: 2085-9937 (print)
ISSN: 2598-1242 (online)

@2017

Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License