PENDIDIKAN AHLAK SEBAGAI DASAR PEMBENTUKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN SUKAMANAH TASIKMALAYA

Risa Nopianti

Abstract


Pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan keagamaan memiliki visi yang cukup sentral dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain mengemban tugas mencerdaskan kognisi peserta didiknya, pesantren juga bertujuan untuk memberikan kecerdasan spiritual dan sosial. Kecerdasan spiritual tersebut salah satunya dibentuk oleh pendidikan akhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan ahlak dengan pembentukan karakter santri di pesanten Sukamanah, Tasikmalaya. Penelitian kualititaif dengan prespektif etnografi digunakan untuk memaparkan dan menganalisa data. Pendidikan ahlak memberikan bekal konsep spiritual pada diri seorang santri dalam bersikap dan berperilaku. Adapun salah satu implementasi praktis dari pendidikan akhlak adalah tata tertib dan tatakrama yang merupakan perwujudan dari tata kelakuan dan menjadi bagian dari norma sosial. Tata tertib dan tatakrama berperan penting untuk penanaman nilai-nilai sprititualitas dalam membentuk karakter para santri

 

Pesantren as a religious education institution has a central vision in the intellectual life of the nation. In addition to carrying out the task of educating students cognition, pesantren also aims to provide spiritual and social intelligence. Spiritual intelligence can be formed by akhlakul karimah education. This study aims to determine the relationship of moral education with the formation of santri (students) characters in Sukamanah pesantren, Tasikmalaya. Qualitative research with an ethnographic perspective is used to describe and analyze data. Moral education has provided a spiritual concept for a santri in behaving and act. As for one of the practical implementations of moral education is the rules and manners which are the embodiment of behavior and become part of social norms. Rules and manners play an important role in the cultivation of spiritual values in shaping the character of the santri.


Keywords


norma, tatakrama, tata kelakuan, pendidikan ahlak, pendidikan karakter, pesantren

Full Text:

PDF

References


Makalah, Laporan Penelitian, Skripsi, Tesis, dan Jurnal

Kumalasari, Dyah. “Pendidikan Karakter Berbasis Agama” dalam Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 14 No. 2 Tahun 2012. Hlm. 716-728.

Munawar, Risaman. 2013.

Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri Godean. Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Novitasari, Desi. 2016.

Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an di SD IT Luqman Al-Hakim Internasional. Tesis. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Rahmadi, Mamat. “Pengelolaan Pendidikan Berbasis Islam” dalam Jurnal Adminisrasi Pendidikan Vol. 21 No.1 Tahun 2014. Hlm. 1-16.

Rahman, Amri dan Dulsukam Kasim. “Pendidikan Karakter Berbasis Al-Quran : Upaya Menciptakan Bangsa yang Berkarakter” dalam Jurnal Al-Ulum Vol. 14 No.1. Juni 2014. Hlm. 247-268.

Shodiq. M. “Pesantren dan perubahan Sosial” dalam Jurnal Falasifa Vol. 2 No. 2. September 2011. Hlm. 107-118.

Triwulandar, Desi. 2015.

Penerapan Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Akhlak di Homeschooling Grup SD Khoiu Ummah 20 Malang. Skripsi. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Buku

Dhofier, Zamakhsyari. 1982.

Tradisi Pesantren : Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Yogyakarta: LP3ES.

Gunawan, Heri. 2012.

Pendidikan Karakter, Konsep dan Implementasi. Bandung : Alfabeta.

Samani, Muchlas dan Hariyanto. 2013.

Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Schaefer, Richard T. 2012.

Sosiologi. Jakarta: Salemba Humanika.

Setiadi, Elly M. dan Usman Kolip. 2011.

Pengantar Sosiologi. Pemahaman Fakta dan gejala Permasalaha Sosial: Teori, Aplikasi, dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana.

Simatupang, Lono Lastoro., Mudjijono, Nurdiyanto, Naely Himami, Carolina Retmawati, Bagus Suharjo, Bahari. 2012.

Pendidikan Karakter Berbasis Pendidika Seni Budaya di Kota Surakarta. Jogjakarta: BPNB Jogjakarta dan FIB UGM.

Soekanto, Soerjono. 2013.

Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Speadley, James P. 1997.

Metode Etnografi. Yogyakarta: Tirta Wacana Yogya.

Qomar, Mujamil. 2005.

Pesantren. Jakarta: Erlangga.

Ziemek, Manfred. 1986. Burche B. Soenjojo (Translator).

Pesantren dalam Perubahan Sosial. Jakarta: P3M (Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat)

Internet

Al Musawa, Sayid Musa. 2016. Darut Taqrib Jepara. Pentingnya Pendidikan Akhlak dalam Kehidupan dalam http://www.darut-taqrib.org/berita/2016/10/05/pendidikan-akhlak-adalah-solusi-menyelamatkan-bangsa-dan-dunia/. Diakses tanggal 11 Juli 2018.

Utama, Arya. 2010. Hubungan Antara SQ, EQ, dan IQ. dalam https://ilmupsikologi.wordpress.com/2010/02/18/hubungan-antar-sq-eq-dan-iq/. Diakses tanggal 16 November 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v10i2.362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Patanjala Indexed by :

patanjala google schoolar 

ISSN: 2085-9937 (print)
ISSN: 2598-1242 (online)

@2017

Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License