KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JATIGEDE DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL

Yuzar Purnama

Abstract


Abstrak
Pengobatan tradisional merupakan salah satu alternatif pengobatan bagi masyarakat baik di perkotaan maupun desa. Begitu pula pada masyarakat Jatigede, kabupaten Sumedang. Padahal peralatan canggih dan jenis obat-obatan moderen semakin banyak dan lengkap. Hal inilah yang menarik untuk mengkaji tentang pengobatan tradisional pada masyarakat Jatigede, kabupaten Sumedang. Permasalahannya adalah apa alasan memilih obat tradisional? Bagaimana caranya? Apa bahan-bahannya? Dan penyakit apa yang dapat disembuhkan dengan obat tradisional? Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lengkap dan jelas tentang pengobatan tradisional pada masyarakat Jatigede. Penelitian dibatasi pada pengobatan tradisional melalui oral. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian didahului studi pustaka, pengambilan data (observasi dan wawancara), klasifikasi data, analisis dan pelaporan. Kesimpulannya, pengobatan tradisional bagi masyarakat Sunda di Jatigede merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindarkan karena faktor alam yang mendukung, keamanan (efek samping), harga murah, mudah didapatkan dan sederhana membuatnya.

 

Abstract
Traditional medicine is an alternative treatment for people in both urban and rural. Similarly, in Jatigede, Sumedang regency, even though there are more complete and advanced equipment and types of modern medicine. It is interesting to investigate about the traditional medicine in Jatigede, Sumedang regency. The issue is what is the reason behind the traditional medicine choosing? How to conduct the traditional medicine? What are the ingredients? And what diseases can be cured by traditional medicine? This study aims to get acomplete and clear picture of the Jatigede traditional medicine. The study was confined to the oral traditional treatment. This study used a qualitative approach with descriptive method. It is preceded by research literature, data collection (observation and interview), data classification, analysis and reporting. In conclusion, the traditional treatment for the Sundanese people in Jatigede is a necessity that cannot be avoided because of supporting natural factors, security (side effects), the cheap price, the availability and the simple making.


Keywords


kearifan lokal, pengobatan tradisional, masyarakat Jatigede, local wisdom, traditional medicine, Jatigede community

Full Text:

PDF

References


Jurnal

Dermawan, Rakhmat. “Peran Nattra dalam

Pengobatan Tradisional pada

Komunitas Dayak Agabag di

Kecamatan Lumbis Kabupaten

Nunukan” dalam ejurnal Sosiologi

Konsentrasi Vol. 1 No. 4 2013. Hlm.

-61.

Masduki, Aam. “Kearifan Lokal Orang Sunda

dalam Ungkapan Tradisional Di

Kampung Kuta Kabupaten Ciamis”

dalam Patanjala Vol. 7 No. 2. Juni

Hlm. 295-310.

Nisfiyanti, Yanti. “Sistem Pengobatan

Tradisional (Studi Kasus di Desa

Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat,

Kabupaten Indramayu)” dalam

Patanjala Vol. 4 No. 1. Maret 2012.

Hlm. 125-136.

Intani, Ria. “Pengobatan Tradisional di

Kalangan Anak-anak (Studi Kasus di

Kecamatan Soreang)” dalam

Patanjala Vol. 7 No. 3. September

Hlm. 509-524.

Rosyadi. “Tradisi Membangun Rumah dalam

Kajian Kearifan Lokal (Studi Kasus

pada Masyarakat Adat kampung

Dukuh dalam Patanjala Vol. 7 No. 3.

September 2015. Hlm. 415-430.

Buku

Bachtiar, Wardi. 1997.

Metode Penelitian Ilmu Dakwah.

Pamulang Timur Ciputat: Logos

Wacana Ilmu.

Djlantik. 1983.

Peranan Pengobatan Tradisional

pada Upaya Pelaksaaan Kesehatan

dalam Sistem Kesehatan Nasional

dalam Pertemuan Ilmiah Pengobatan

Tradisional Indonesia. Jakarta:

Lembaga Penelitian Universitas

Erlangga.

Iskandar, Johan, 2009.

Mitigasi Bencana Lewat Kearifan

Lokal. Kompas : Oktober 2009.

Kahmad, Dadang. 2000.

Metode Penelitian Agama, Perspektif

Ilmu Perbandingan Agama. Bandung:

Pustaka Setia.

Koentjaraningrat. 2007.

Sejarah Teori Antropologi II. Jakarta :

UI Press.

Majid, Abdul. 2011.

Pendidikan Berbasis Ketuhanan.

Bandung: Maulana Media Grafika.

Mitchel, Bruce. 2000.

Pengelolaan Sumber Daya dan

Lingkungan. Yogyakarta: Gajah Mada

University Press.

Moleong, DR. Lexy J. 1989.

Metodologi Penelitian Kualitatif.

Bandung : Remaja Karya.

Surakhmad, Winarno. 1982.

Penelitian DasarMetode Teknis.

Bandung : Tarsito.

Tim KBBI. 2012.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat

Bahasa Depdiknas Edisi Keempat.

Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Informan

Nama : Achmad Mansyur

Usia : 64 Tahun

Pendidikan : SR

Agama : Islam

Alamat : Dusun Cadas Ngampar,

Desa Sukakersa, Kecamatan

Jatigede, Kabupaten

Sumedang.




DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v8i1.60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Patanjala Indexed by :

patanjala google schoolar 

ISSN: 2085-9937 (print)
ISSN: 2598-1242 (online)

@2017

Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License