ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH KAMPUNG PULO

Suwardi Alamsyah P.

Abstract


Abstrak

Rumah tradisional Kampung Pulo dibangun oleh Embah Dalem Syarif Muhammad, sekitar abad ke-17. Pembangunan keenam rumah  dan sebuah masigit yang kini berada di Desa Cangkuang Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, diperuntukkan keenam putrinya dan seorang putranya. Arsitektur tradisional rumah Kampung Pulo, mencirikan unsur budaya Sunda, baik bentuk, struktur, dan ragam hiasnya walau tidak secara langsung, tetapi tetap mempertahankan tata nilai yang ada sepanjang perjalanan sejarahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami peranan masyarakat di dalam mempertahankan arsitektur rumah serta fungsi simbol-simbol dalam kehidupan masyarakat serta hubungannya dengan arsitektur rumah Kampung Pulo. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif analitis.

 

Abstract

Traditional houses of Kampung Pulo were built around 17th century by Embah Dalem Syarif Muhammad. These houses comprise six houses for his daughters and a mosque for his son. As a whole, the architecture of the houses reflect Sundanese traditional architecture that preserved its values over history. The goal of the research is to dig and to comprehend the role of the society in preserving the architecture and the function of symbols in the society in relation to the architecture itself. The methodology of research is based on Winarno Surakhmad (1985:139): a method that is used to investigate and to solve problems that covers collecting, analysing and interpreting data, as well as making conclusion based on the research. The author has conducted a descriptive-analytical method.


Keywords


arsitektur, tradisional, Kampung Pulo, architecture, traditional, Kampung Pulo.

Full Text:

PDF

References


Alamsyah, Suwardi,. Sindu Galba, dan Toto Sucipto. 2007. Arsitektur Bangunan Tradisional pada Masyarakat Baduy Panamping dalam Jurnal Penelitian, Edisi 38. Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung: CV. Upakarti.

Danasasmita, Saleh dan Anis Djatisunda. 1986. Kehidupan Masyarakat Kanekes. Bandung: Depdikbud Dirjen Kebudayaan, Proyek Sundanologi.

Depdikbud. 1981/1982. Arsitektur Tradisional Daerah Jawa Barat. Bandung: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Ekajati, Edi S. (ed). 1984. Masyarakat Sunda dan Kebudayaannya. Bandung: Giri Mukti Pusaka.

Fajria R., Heni dan Toto Sucipto. 2000. Kampung Adat dan Rumah Adat di Jawa Barat. Bandung: Disbudpar Propinsi Jawa Barat.

Garna, Judistira. 1984. “Pola Kampung dan Desa; Bentuk serta Organisasi Rumah Masyarakat Sunda” dalam Ekajati, Edi S. (ed). Masyarakat Sunda dan Kebudayaannya. Bandung: Girimukti Pusaka.

Harsoyo. 1982. “Masyarakat Sunda” dalam Koentjaraningrat (ed). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Raksanagara, H. Aman et al. 2003. Saung Ranggon; Sebuah Potret Arsitektur Tradisional Sunda. Bandung: Depbupar, Balai Pengelolaan Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisional.

Sucipto, Toto. 1990. Kampung Dukuh, Tinjauan Etnografi dan Arsitektur Rumah. Bandung: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran.

Suhamihardja, A. Suhandi et al. 1986. Tata Kehidupan Masyarakat Baduy Daerah Jawa Barat. Bandung: Depdikbud. Proyek IDKD.

Suhamihardja, A. Suhandi dan Yugo Sariyun. 1991. Kesenian Arsitektur Rumah dan Upacara Adat Kampung Naga Jawa Barat. Jakarta: Depdikbud. Ditjen Kebudayaan Proyek Pembinaan Media Kebudayaan.

Surakhmad, Winarno. 1980. Penelitian Dasar Metode Teknis. Bandung: Tarsito.

Tim Koordinasi Siaran, Ditjen Kebudayaan. 1992. Aneka Ragam Khasanah Budaya Nusantara, Jil. IV. Jakarta: Depdikbud. Ditjen Kebudayaan Proyek Pengembangan Media Kebudayaan.

Wibowo, H.J. 1998. Daerah Arsitektur Tradisional Istimewa Yogyakarta, Edisi II. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jakarta: CV. Pialamas Permai.




DOI: http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v3i1.273

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Patanjala Indexed by :

patanjala google schoolar 

ISSN: 2085-9937 (print)
ISSN: 2598-1242 (online)

 

Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License